<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Syariah Mandiri</title>
	<atom:link href="http://www.syariahmandiri.co.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.syariahmandiri.co.id</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 07:32:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>BSM Raih Most Popular Brand Islamic Banking</title>
		<link>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/02/bsm-raih-most-popular-brand-islamic-banking/</link>
		<comments>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/02/bsm-raih-most-popular-brand-islamic-banking/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 02:26:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.syariahmandiri.co.id/?p=8341</guid>
		<description><![CDATA[Direktur Bank Syariah Mandiri, Sugiharto, menerima trophy dari Chief Operating Officer Markplus, Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakarta, Selasa, 31 Januari 2012.
Bank Syariah Mandiri memperoleh penghargaan sebagai The Most Popular Brand of Islamic Banking (iB) dan The Best Of Brand Equity Champion of Islamic Banking (iB) dari Marketeers dan Markplus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Direktur Bank Syariah Mandiri, Sugiharto, menerima trophy dari Chief Operating Officer Markplus, Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakarta, Selasa, 31 Januari 2012.</p>
<p>Bank Syariah Mandiri memperoleh penghargaan sebagai The Most Popular Brand of Islamic Banking (iB) dan The Best Of Brand Equity Champion of Islamic Banking (iB) dari Marketeers dan Markplus Insight. </p>
<p>Markplus memberikan penghargaan berdasarkan hasil survey terhadap nasabah bank syariah di Jakarta dan Bandung. Penilaian dilakukan berdasar aspek top of mind, loyalty, brand image dan brand awareness. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/02/bsm-raih-most-popular-brand-islamic-banking/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pertumbuhan Bank Syariah Tetap Agresif</title>
		<link>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/pertumbuhan-bank-syariah-tetap-agresif/</link>
		<comments>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/pertumbuhan-bank-syariah-tetap-agresif/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 02:45:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.syariahmandiri.co.id/?p=8330</guid>
		<description><![CDATA[Faktor pendorong pertumbuhan aset tersebut berasal dari semakin besarnya minat masyarakat pada produk bank syariah dan munculnya BUS baru. Aset bank syariah secara keseluruhan selama 2011 mencatatkan pertumbuhan 49% dengan total asset Rp149 triliun. Aset tersebut masih sekitar empat persen dibandingkan total aset perbankan nasional. 
Bank Indonesia sebelumnya menargetkan pertumbuhan moderat aset bank syariah pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Faktor pendorong pertumbuhan aset tersebut berasal dari semakin besarnya minat masyarakat pada produk bank syariah dan munculnya BUS baru. Aset bank syariah secara keseluruhan selama 2011 mencatatkan pertumbuhan 49% dengan total asset Rp149 triliun. Aset tersebut masih sekitar empat persen dibandingkan total aset perbankan nasional. </p>
<p>Bank Indonesia sebelumnya menargetkan pertumbuhan moderat aset bank syariah pada 2012 mencapai 44 persen. Realisasi pertumbuhan aset bank syariah, menurut pengamat ekonomi syariah Euis Amalia, bisa melebihi target tersebut. &#8220;Pertumbuhan aset bank syariah tahun ini bisa 50 persen atau bahkan bisa menembus 60 persen,&#8221; kata Euis di Jakarta, Senin (30/1).</p>
<p>Ia menambahkan, pangsa pasar bank syariah dipastikan bakal menembus lima persen pada 2012 ini Dari sisi industri perbankan syariah, pendorong pertumbuhan aset berasal dari semakin bervariasinya produk &#8220;Produk bank syariah semakin inovatif,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Produk bank syariah yang inovatif tersebut terbukti mendapat perhatian dari masyarakat. Salah satu produk bank syariah yang mendapat momentum pertumbuhan adalah gadai emas. Berdasarkan catatan BI, nilai pembiayaan gadai emas di bank syariah telah menembus Rp 6,1 triliun.</p>
<p>Inovasi produk tersebut dinilai Euis menjadi faktor pendorong utama bagi pertumbuhan aset bank syariah. &#8220;Produk berbasis bagi hasil semakin tinggi dibandingkan produk murabahah (jual beli),&#8221; tuturnya. Artinya, keunggulan bank syariah semakin mendapat perhatian masyarakat.</p>
<p>Keunggulan lainnya, kata dia, bank syariah semakin meningkatkan pembiayaan ke sektor mikro. Semakin tingginya komitmen bank syariah untuk menggarap sektor riil, dinilai Euis, akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat. &#8220;Bank syariah juga mampu memberi competitive return,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Tahun ini, Euis memprediksi akan ada hingga tiga bank umum syariah (BUS) baru. Sejumlah bank, menurutnya, ukan memisahkan unit usaha syariahnya untuk dijadikan BUS. Dari cacatan BI, kemungkinan ada dua BUS baru pada 2012 ini yang berasal dari UUS BII dan Bank BTPN. Selain semakin banyak UUS, Euis mengatakan, akan ada satu bank syariah yang akan menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). &#8220;Sudah ada upaya untuk mendorong salah satu bank syariah menjadi BUMN,&#8221; paparnya.</p>
<p>Dukungan dari sisi regulasi juga semakin membaik. Dihapuskannya pajak berganda pada produk pembiayaan syariah dinilai akan semakin mendorong bank syariah menaikkan portofolio pembiayaan. &#8220;Kita juga optimistis transisi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak akan bergejolak sehingga bank syariah tetap akan mendapat perhatian.&#8221;</p>
<p>Masalah sumber daya manusia (SDM) di bank syariah, ujar dia, tidak akan lagi menghambat pertumbuhan bank. Menurutnya, sinbli ada banyak perguruan tinggi yang membuka jurusan ekonomi syariah. &#8220;Pemenuhan SDM ini akan menjadi faktor kunci pergerakan bank syariah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Untuk menjaga pertumbuh, bank syariah dinilai harus meningkatkan kualitas dan layanan  dengan pangsa pasar yang relatif kecil, bank syariah harus mampu berkompetisi dengan bank konvensional. &#8220;Kualitas produk bank syariah serta layanan jangan sampai tertinggal dari bank konvensional,&#8221; tegas Euis Amalia. (Republika) </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/pertumbuhan-bank-syariah-tetap-agresif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Murabahah Emas Jadi Sarana Investasi</title>
		<link>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/murabahah-emas-jadi-sarana-investasi/</link>
		<comments>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/murabahah-emas-jadi-sarana-investasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2012 09:00:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.syariahmandiri.co.id/?p=8312</guid>
		<description><![CDATA[DSN-MUI mengusulkan adanya produk murabahah emas di bank syariah. Produk tersebut dapat digunakan masyarakat untuk berinvestasi dengan kepemilikan emas. Ketua DSN-MUI Ma&#8217;ruf Amin mengatakan, pihaknya telah meminta BI untuk membuat peraturan terkait produk murabahah emas di bank syariah. Hal ini karena fatwa murabahah emas telah dikeluarkan DSN-MUI, yakni fatwa No 77. 
Produk murabahah emas tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>DSN-MUI mengusulkan adanya produk murabahah emas di bank syariah. Produk tersebut dapat digunakan masyarakat untuk berinvestasi dengan kepemilikan emas. Ketua DSN-MUI Ma&#8217;ruf Amin mengatakan, pihaknya telah meminta BI untuk membuat peraturan terkait produk murabahah emas di bank syariah. Hal ini karena fatwa murabahah emas telah dikeluarkan DSN-MUI, yakni fatwa No 77. </p>
<p>Produk murabahah emas tersebut pada prinsipnya seperti jual beli emas. Ma&#8217;ruf mengatakan, masyarakat dapat membeli emas dengan cara membayar cicilan di bank setiap bulan. &#8220;Produk ini juga bisa untuk investasi masyarakat,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ma&#8217;ruf mengaku, BI sudah menyampaikan ke DSN-MUI, peraturan murabahah emas akan segera dibuat. Ditargetkan, peraturan tersebut sudah dapat diberlakukan pada 2012. (Republika)</p>
<p>Pemberlakuan produk murabahah emas tersebut dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin investasi dalam bentuk emas. Dengan produk itu, gadai emas di bank syariah diharapkan tidak lagi digunakan untuk investasi yang mengarah ke spekulasi. Untuk menghilangkan spekulasi tersebut, BI tengah menyusun aturan gadai emas di bank syariah.</p>
<p>Salah satu instrumen transaksi gadai syariah yang akan diatur BI terkait dengan plafon pembiayaan per nasabah. Maruf mengatakan, pihaknya telah mengusulkan ke BI agar plafon pembiayaan tidak terlalu kecil. &#8220;Jangan cuma Rp 100 juta,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia beralasan plafon pembiayaan yang terlalu kecil akan menurunkan pembiayaan bank syariah. Merosotnya pembiayaan ini dinilai akan berpengaruh pada bisnis bank syariah. &#8220;Plafon antara Rp 200-250 juta itu masih bagus,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Ditemui sebelumnya, Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI Mulya Effendi Siregar mengakui, DSN-MUI meminta peraturan terkait murabahah emas. &#8220;Iya (sudah meminta peraturan), tapi apa akan ada peraturannya, sedang dalam pembahasan.&#8221;</p>
<p>Ia mengemukakan, murabahah emas dapat menjadi sarana investasi masyarakat. Akan tetapi, nasabah tidak bisa menghentikan cicilan di tengah. &#8220;Kalau mau memiliki emas bisa dengan produk murabahah itu.&#8221;</p>
<p>Bank yang akan membuat produk tersebut, kata dia, tinggal mengajukan izin ke BI. &#8220;Fatwanya sudah ada. jadi tinggal ajukan izin,&#8221; tuturnya. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/murabahah-emas-jadi-sarana-investasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Permintaan Umrah Naik 10%</title>
		<link>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/permintaan-umrah-naik-10/</link>
		<comments>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/permintaan-umrah-naik-10/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 03:24:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.syariahmandiri.co.id/?p=8306</guid>
		<description><![CDATA[Garuda Indonesia menargetkan, pendapatan dari angkutan umroh pada 2012 naik menjadi US$100 juta (Rp903 miliar). Ini sejalan dengan permintaan umroh dari Indonesia yang meningkat 10% setahun. &#8220;Dari perkiraan total jemaah umroh sebanyak 330 ribu tahun 2012, kami menargetkan melayani 60% atau setidaknya mengangkut 150 ribu jemaah. Permintaan umroh maupun ibadah haji dari Indonesia kian meningkat,&#8221; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Garuda Indonesia menargetkan, pendapatan dari angkutan umroh pada 2012 naik menjadi US$100 juta (Rp903 miliar). Ini sejalan dengan permintaan umroh dari Indonesia yang meningkat 10% setahun. &#8220;Dari perkiraan total jemaah umroh sebanyak 330 ribu tahun 2012, kami menargetkan melayani 60% atau setidaknya mengangkut 150 ribu jemaah. Permintaan umroh maupun ibadah haji dari Indonesia kian meningkat,&#8221; ujar Executive Vice President Marketing and Sales Garuda Indonesia M Arif Wibowo di Jakarta.</p>
<p>Kenaikan permintaan umroh itu antara lain berasal dari jemaah yang tadinya ingin beribadah haji namun belum memperoleh kesempatan. Pasalnya, daftar tunggu haji kini semakin panjang akibat meningkatnya animo masyarakat Indonesia, melebihi kuota yang diberikan pemerintah Arab Saudi.</p>
<p>Pada 2011, pemerintah Arab Saudi memenuhi permintaan Indonesia untuk menambah kuotacalon haji sebanyak 10 ribu, sehingga total kuota menjadi sekitar 221 ribu. Dari jumlah tersebut sebanyak 113.903 jemaah diangkut Garuda Indonesia dan sisanya oleh Saudi Arabian Airlines.<br />
&#8220;Permintaan untuk haji plus juga meningkat tahun ini, namun kuota dasarnya hanya sekitar 17 ribu. Dari jumlah itu, kami akan mengangkut 60%-nya,&#8221; kata Arif.</p>
<p>Garuda juga berencana menaikkan layanan ke Timur Tengah, guna membidik segmen kelas atas. Saat ini, lanjut dia, harga tiket untuk umroh kelas ekonomi sekitar US$1.180 pulang pergi (pp), sedangkan kelas bisnis mencapai US$1.600. Sementara itu, perusahaan biro perjalanan bisa mematok harga paket ibadah umroh kelas bisnis US$5.000 atau lebih.<br />
&#8220;Garuda memang berencana meningkatkan layanan penerbangan ke TimurTengah, sebagai bagian dari ekspansi penerbangan ruteinternasional,&#8221; ucap dia.</p>
<p>Transaksi Rp 35 M</p>
<p>Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar menjelaskan, GAIIIE berlangsung 20-22 Januari 2012 di Jakarta, bekerja sama dengan PT Bank Mandiri Tbk dan PT Bank Syariah Mandiri. &#8220;Ini merupakan salah satu upaya mengembangkan pariwisata Indonesia, serta memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan paket perjalanan wisata, ibadah haji, serta umroh dengan harga terjangkau dan kompetitif,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Arif mengungkapkan, transaksi GAWE tahun ini diperkirakan mencapai Rp 30-35 miliar. Tahun lalu, transaksi sebesar Rp 20 miliar. Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia Pujobroto menjelaskan, selama GATflE 2012, pengunjung diberi berbagai penawaran menarik. Penawaran itu antara lain harga khusus untuk paket perjalanan haji dan umroh, serta diskon tiket domestik maupun internasional hingga 15% untuk seluruh kelas yang tersedia (eksekutif dan ekonomi). Pengunjung juga berkesempatan mendapatkan door prize menarik yang diundi setiap hari.</p>
<p>&#8220;Garuda juga menyiapkan crazy offer untuk pengunjung, seperti diskon menarik untuk rute internasional. Misalnya rute pp Jakarta-Kuala Lumpur seharga USS 75, Jakarta-Singapura US$ 105, dan Jakarta-Hong Kong US$285 (nett),&#8221; tuturnya. (Investor Daily)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/permintaan-umrah-naik-10/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aset Bank Syariah Melambung 49%</title>
		<link>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/aset-bank-syariah-melambung-49/</link>
		<comments>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/aset-bank-syariah-melambung-49/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 03:18:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.syariahmandiri.co.id/?p=8302</guid>
		<description><![CDATA[Aset bank syariah berkembang pesat pada 2011. Total aset bank syariah tumbuh 49 persen dari Rp79,6 triliun pada 2010 menjadi Rp149 triliun. Dengan angka tersebut, bank syariah berhasil meraih 4 persen pangsa pasar aset perbankan nasional, meningkat 0,72 persen dari 2010. &#8220;Angka tersebut termasuk aset 154 Bank Perkreditan Rakyat Syariah,&#8221; kata Direktur Perbankan Syariah BI [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aset bank syariah berkembang pesat pada 2011. Total aset bank syariah tumbuh 49 persen dari Rp79,6 triliun pada 2010 menjadi Rp149 triliun. Dengan angka tersebut, bank syariah berhasil meraih 4 persen pangsa pasar aset perbankan nasional, meningkat 0,72 persen dari 2010. &#8220;Angka tersebut termasuk aset 154 Bank Perkreditan Rakyat Syariah,&#8221; kata Direktur Perbankan Syariah BI Mulya E. Siregar.</p>
<p>Begitu pula pembiayaan bank syariah secara nasional telah mencapai Rp105 triliun, atau tumbuh 50,6 persen dibanding periode yang sama 2010. Dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun oleh bank syariah pada 2011 juga naik 51,78 persen menjadi Rp118 triliun.</p>
<p>Pembiayaan murabahah masih mendominasi dengan 55 persen pembiayaan bank syariah. &#8220;Murabahah ini pembiayaan konsumsi, seperti pembelian mobil, rumah, dan motor,&#8221; kata Mulya.<br />
Meskipun tidak ada pemisahan, pembiayaan murabahah dapat digunakan untuk pembiayaan produktif. Meski mendominasi, jumlah pembiayaan murabahah turun jika dibanding awal tahun 2000-an saat bank syariah muncul pertama kali.</p>
<p>Ketika itu murabahah merajai pembiayaan dengan porsi 80 persen. Kini, porsi pembiayaan musyarokah dan mudharabah (modal kerja dan investasi) telah mencapai 30 persen, meningkat dari 10 persen ketimbang masa awal kemunculan bank syariah.</p>
<p>Sayangnya, pengamat perbankan Aviliani menganggap peningkatan aset bank syariah pada 2011 tidak merata. &#8220;Kebanyakan bank syariah dengan aset yang besar pasti anak perusahaan bank konvensional,&#8221; ujar dia kepada Tempo kemarin. Ia pun menyoroti kinerja bank syariah yang tinggi penyaluran kreditnya namun rendah dana simpanannya. &#8220;Bank syariah belum berhasil menghimpun tabungan masyarakat dengan maksimal.&#8221; (Koran Tempo)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/aset-bank-syariah-melambung-49/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bank Syariah Perkuat Sektor Mikro</title>
		<link>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/bank-syariah-perkuat-sektor-mikro/</link>
		<comments>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/bank-syariah-perkuat-sektor-mikro/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2012 03:10:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.syariahmandiri.co.id/?p=8296</guid>
		<description><![CDATA[Sejumlah bank syariah tahun ini akan memperbesar portofolio pembiayaan ke sektor mikro. Segmentasi pasar ke sektor mikro dinilai memiliki potensi nasabah yang besar. 
Bank Syariah Mandiri (BSM) akan meningkatkan pembiayaan ke usaha mikro kecil menengah (UMKM) lebih dari 73 persen. &#8220;Selama ini, BSM ingin fokus ke UMKM. Itu akan jadi lahan kita di 2012.&#8221; ujar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejumlah bank syariah tahun ini akan memperbesar portofolio pembiayaan ke sektor mikro. Segmentasi pasar ke sektor mikro dinilai memiliki potensi nasabah yang besar. </p>
<p>Bank Syariah Mandiri (BSM) akan meningkatkan pembiayaan ke usaha mikro kecil menengah (UMKM) lebih dari 73 persen. &#8220;Selama ini, BSM ingin fokus ke UMKM. Itu akan jadi lahan kita di 2012.&#8221; ujar Direktur Utama Bank Syariah Mandiri, Yuslam Fauzi.</p>
<p>Pembiayaan yang telah disalurkan BSM per Desember 2011 mencapai Rp 44 triliun. BSM menyalurkan sebagian besar pembiayaan atau 72,40 persen kepada segmen nonko-rporasi. Sementara sisanya, 27,60 persen disalurkan kepada segmen korporasi.</p>
<p>BNI Syariah membidik pasar pembiayaan ke segmen mikro melalui pembangunan 55 unit mikro pada 2012. Unit mikro ini secara khusus akan melayani pembiayaan mikro. Layanan pembiayaan mikro BNI Syariah sebelumnya masih mengandalkan kantor cabang. Unit mikro tersebut pun akan disebar ke seluruh wilayah Indonesia.<br />
Jumlah unit mikro BNI Syariah kemungkinan masih akan ditambah. Direktur Utama BNI Syariah, Rizqullah, mengatakan potensi pasar mikro di Indonesia sangat besar sehingga dengan 55 unit mikro itu dinilai masih kurang. Namun, penambahan tersebut akan menyesuaikan hasil dari uji coba pertama unit mikro pada 2012. &#8220;Pembiayaan mikro ini baru pertama kita lakukan secara terstruktur. Penambahan unit mikro akan kita lakukan secara bertahap,&#8221; tutur Rizqullah.</p>
<p>Bank BCA Syariah yang sudah memulai pilot project pembiayaan mikro pun menargetkan pertumbuhan pada 2012. Pembiayaan mikro sebelumnya telah diuji coba di tiga lokasi, yakni Bekasi, Tangerang, dan Bogor. &#8220;Kita lihat perkembangan dari tiga pilot project ini, kalau bagus kita akan melakukan replikasi,&#8221; kata Direktur BCA Syariah, John Kosasih.</p>
<p>Direktur Utama Bank Mega Syariah, Benny Witjaksono, berpendapat perbankan syariah yang semakin ramai membidik sektor mikro merupakan wajar. Ini menjadi pilihan logis pelaku perbankan syariah karena 70 persen pertumbuhan ekonomi Indonesia disumbang sektor UMKM. &#8220;Pertumbuhan pembiayaan sektor mikro akan lebih besar dari sektor lain.&#8221;</p>
<p>Sektor mikro di 2011 masih mendominasi pembiayaan Bank Mega Syariah, yakni mencapai 70 persen dari portofolio pembiayaan. Tahun ini, Bank Mega Syariah menargetkan kenaikan pembiayaan mikro hingga 20 persen.</p>
<p>Pembiayaan mikro di BRI Syariah akan diprioritaskan dalam portofolio pembiayaan di 2012. BRI syariah menargetkan pertumbuhan pembi-ayaan hingga 55 persen tahun ini. &#8220;Pertumbuhan terbesar di mikro, KPR, dan small medium enterprises (SME),&#8221; ujar Direktur Bisnis BRI Syariah, Ari Purwandono. Tahun ini, BRI Syariah menargetkan pembiayaan bisa mencapai Rp14 triliun dari 2011 sebesar Rp9 triliun. Pertumbuhan pembiayaan itu akan ditopang lima sektor, yakni komersial, konsumer, linkage, SME, dan mikro. Sebelumnya, BRI Syariah menargetkan pertumbuhan pembiayaan mikro bisa mencapai 40 persen dari portofolio pembiayaan dalam tiga tahun ke depan.</p>
<p>Meski sektor mikro menjadi primadona pasar sejumlah bank syariah, Bank Muamalat masih belum akan menggarap pembiayaan ke sektor tersebut pada 2012. Alasannya, pembiayaan sektor mikro dinilai memiliki risiko yang relatif besar dibandingkan penyaluran pembiayaan lain. &#8220;Kita belum masuk ke mikro karena risikonya lebih dan membutuhkan infrastruktur yang lebih banyak,&#8221; ujar Direktur Keuangan dan Operasional Bank Muamalat, Hendiarto.</p>
<p>Bank OCBC NISP pun mengambil langkah serupa. Kepala Unit Usaha Syariah Bank OCBC NISP, Koko Tjatur Rachmadi, menilai pembiayaan sektor mikro membutuhkan keahlian khusus. &#8220;Konsumer mikro juga harus didekati dengan cara khusus. Ini yang bagi pemain baru, masih perlu belajar dulu,&#8221; kata Koko Tjatur Rachmadi. (Republika)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/bank-syariah-perkuat-sektor-mikro/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Biayai Rumah, BSM Gandeng SMF</title>
		<link>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/biayai-rumah-bsm-gandeng-smf/</link>
		<comments>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/biayai-rumah-bsm-gandeng-smf/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2012 07:25:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.syariahmandiri.co.id/?p=8293</guid>
		<description><![CDATA[BSM kembali bekerja sama dengan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) untuk pembiayaan hunian syariah. Setelah sebelumnya SMF menyalurkan pembiayaan perumahan Rp300 miliar pada Oktober 2011 lalu, BSM kembali mendapat tambahan pembiayaan Rp300 miliar pada akhir Desember 2011. Mekanisme pembiayaan dengan akad mudharabah wal murabahah ini dilakukan melalui penempatan dana dari SMF kepada BSM dengan bagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BSM kembali bekerja sama dengan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) untuk pembiayaan hunian syariah. Setelah sebelumnya SMF menyalurkan pembiayaan perumahan Rp300 miliar pada Oktober 2011 lalu, BSM kembali mendapat tambahan pembiayaan Rp300 miliar pada akhir Desember 2011. Mekanisme pembiayaan dengan akad mudharabah wal murabahah ini dilakukan melalui penempatan dana dari SMF kepada BSM dengan bagi hasil.</p>
<p>Pembiayaan ini berjangka waktu tiga tahun. Ke depan, SMF akan memberikan pembiayaan berjangka panjang. Mudharabah wal murabahah adalah kombinasi dua akad yang dilakukan ketika peristiwa mudharabah diberikan untuk suatu institusi dan institusi tersebut meneruskannya kepada anggota</p>
<p>Direktur Utama SMF, Raharjo Adisusanto, mengatakan, pertumbuhan industri syariah di Indonesia yang relatif baik menjadi potensi untuk mengembangkan bidang pembiayaan perumahan syariah.<br />
Pasar perumahan syariah ini menurutnya masih terbuka lebar. &#8220;Kebutuhan perumahan di Indonesia masih tinggi, yakni mencapai 13 juta unit, sehingga kebutuhan pembiayaan perumahan masih berpotensi semakin meningkat,&#8221; katanya dalam siaran pers yang diterima Republika, Selasa (3/1).</p>
<p>Raharjo mengatakan, pembiayaan ini akan membuat aliran dana pasar modal yang sifatnya jangka menengah atau panjang dan bersifat sustainable akan mengalir lagi ke industri pembiayaan perumahan syariah. Sampai saat ini, SMF telah melakukan refinancing pembiayaan hunian syariah untuk plafon sampai dengan Rp250 juta. &#8220;Pasar pembiayaan SMF menyasar masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, &#8221; ujarnya.</p>
<p>Sepanjang 2011, dari target penyaluran pembiayaan sebesar Rp1,1 triliun, SMF berhasil mencapai realisasi sebesar Rp1,2 triliun. Total dana yang dialirkan ke sektor pembiayaan perumahan sejak 2006 sampai dengan Desember 2011 mencapai Rp 5,2 triliun. Pembiayaan ini telah membiayai 170.273 nasabah KPR. (Republika)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/biayai-rumah-bsm-gandeng-smf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inflasi 2011 Terkendali</title>
		<link>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/inflasi-2011-terkendali/</link>
		<comments>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/inflasi-2011-terkendali/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2012 07:12:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.syariahmandiri.co.id/?p=8291</guid>
		<description><![CDATA[BPS mencatat inflasi tahunan sepanjang 2011 relatif rendah sebesar 3,79% atau lebih kecil dibandingkan dengan asumsi APBN-P 2011 yang ditetapkan 5,65%. Plt Kepala BPS Suryamin mengungkapkan laju inflasi rendah juga terjadi pada Desember 2011 yang hanya 0,57%. Tekanan kenaikan harga pada bulan lalu itu lebih banyak didorong oleh bahan makanan yang menyumbang inflasi sebesar 0,37%.
Dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BPS mencatat inflasi tahunan sepanjang 2011 relatif rendah sebesar 3,79% atau lebih kecil dibandingkan dengan asumsi APBN-P 2011 yang ditetapkan 5,65%. Plt Kepala BPS Suryamin mengungkapkan laju inflasi rendah juga terjadi pada Desember 2011 yang hanya 0,57%. Tekanan kenaikan harga pada bulan lalu itu lebih banyak didorong oleh bahan makanan yang menyumbang inflasi sebesar 0,37%.</p>
<p>Dari kondisi itu memberikan gambaran bahwa dibandingkan dengan 2010, pemerintah lebih siap memasok bahan makanan dan makanan jadi,&#8221; katanya kemarin. Untuk inflasi inti pada Desember 2011 tercatat sebesar 0,28% yang setara kumulatif (Januari-Desember) mencapai 4,34%.</p>
<p>Inflasi inti adalah kenaikan harga yang dihitung setelah mengeluarkan bahan makanan yang bergejolak dan administered goods atau barang-barang yang harganya banyak ditentukan pemerintah. Inflasi inti ini dianggap dapat dikendalikan dengan kebijakan moneter.</p>
<p>Selain bahan makanan, penyumbang inflasi Desember berasal dari kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,09%, dan kelompok perumahan, air, gas, dan bahan bakar menyumbang 0,07%.<br />
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Bambang Permadi Sumantri Brodjonegoro menilai angka inflasi 2011 merupakan yang terendah setelah krisis 1998. Realisasi inflasi rendah ini juga didukung pertumbuhan ekonomi yang diyakini tembus 6,5%. &#8220;Inflasi 20111 terendah kedua sejak 1998, terjadi bersamaan dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi juga sejak 1998.&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia mengklaim rendahnya inflasi karena keberhasilan pemerintah dan Bank Indonesia mengendalikan harga pangan dan barang-barang yang masuk dalam kelompok inflasi inti. Pendapat serupa disampaikan Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo yang menyebutkan rendahnya angka inflasi 2011 itu karena adanya sinergi antara pemerintah dan BI, termasuk pemerintah daerah untuk mengendalikan lonjakan harga.<br />
&#8220;Inflasi 2011 ini cukup baik. Ini pentingnya kita bersinergi, otoritas moneter, fiskal dan juga dengan daerah untuk bisa menjaga inflasi,&#8221; ujar Agus.</p>
<p>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan tujuan pembangunan tidak hanya mengejar angka pertumbuhan ekonomi yang tinggi, tetapi juga harus menjaga tingkat inflasi dan daya beli masyarakat, serta mengurangi kemiskinan dan pengangguran.</p>
<p>Dalam sambutan saat membuka perdagangan saham perdana 2012 di Bursa Efek Indonesia, Presiden juga meminta pemerintah, pengusaha, BUMN, swasta, dan seluruh masyarakat bersinergi untuk mencapai tujuan pembangunan tersebut. </p>
<p>Hampir miskin</p>
<p>BPS juga melaporkan penurunan jumlah penduduk miskin sebanyak 130.000 orang selama periode Maret-September 2011. Penurunan penduduk miskin tersebut sebanding dengan peningkatan jumlah penduduk hampir miskin.</p>
<p>Suryamin mengungkapkan penduduk miskin pada September 2011 mencapai 29,89 juta orang (12,36% jumlah penduduk). Jumlah ini turun 0,13 juta orang (0,13%) dibandingkan dengan posisi Maret 2011 sebesar 30,02 juta orang (12,49%).</p>
<p>Berdasarkan letak geografis, penduduk miskin di perkotaan berkurang 92.200 orang menjadi 10,95 juta orang (9,09%), sedangkan di perdesaan turun 36.600 orang menjadi 18,94 juta orang (15,59%).<br />
Faktor-faktor yang mengurangi kemiskinan selama periode Maret-September 2011 a.l. laju inflasi umum yang relatif rendah 2,25%, penurunan harga sejumlah bahan pokok, dan perbaikan penghasilan petani atau nilai tukar petani.</p>
<p>Penurunan angka kemiskinan tersebut, kata Suryamin,sejalan dengan berkurangnya tingkat pengangguran terbuka yang sebesar 0,24% selama periode Februari-Agustus 2011. Sementara, itu, tingkat pekerja tidak penuh mengalami kenaikan, dari 34,19 juta orang menjadi 34,59 juta orang.</p>
<p>Pada bagian lain BPS melaporkan realisasi ekspor Indonesia sepanjang Januari-November 2011 mencapai US$186,11 miliar atau naik 32,04% dibandingkan dengan Januari-November 2010 US$140,95 miliar.<br />
Sementara itu, ekspor pada November sebesar US$16,92 miliar, naik 8,25% dari bulan yang sama tahun sebelumnya US$15.63 miliar. Namun, jika dibandingkan dengan ekspor Oktober 2011, turun 0,20%.</p>
<p>Di sisi lain, nilai impor pada Januari-November 2011 tercatat US$160,96 miliar atau naik 3,38% dibandingkan dengan Januari-November 2010. Impor pada November 2011 mencapai US$15,4 miliar atau naik 18,37% dibandingkan dengan November 2010.</p>
<p>Dengan demikian, neraca perdagangan Indonesia sepanjang Januari-November 2011 surplus US$25,14 miliar Adapun neraca perdagangan pada November 2011 juga surplus US$1,53 miliar. Akan tetapi, neraca perdagangan Indonesia kembaH defisit terhadap China pada November 2011 setelah bulan sebelumnya mengalami surplus. (Bisnis Indonesia)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/01/inflasi-2011-terkendali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BSM Raih Tambahan Modal Rp 800 Miliar</title>
		<link>http://www.syariahmandiri.co.id/2011/12/bsm-raih-tambahan-modal-rp-800-miliar/</link>
		<comments>http://www.syariahmandiri.co.id/2011/12/bsm-raih-tambahan-modal-rp-800-miliar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2011 02:09:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.syariahmandiri.co.id/?p=8276</guid>
		<description><![CDATA[BSM akhirnya memperoleh dana segar sebesar Rp800 miliar. Dari jumlah itu, sebanyak Rp300 miliar berasal dari suntikan modal induk perusahaan, Bank Mandiri dan selebihnya dari penerbitan subnotes. Yuslam Fauzi, Direktur Utama BSM, menyampaikan, pihaknya menggunakan dana tersebut untuk menopang ekspansi bisnis sepanjang tahun 2012.
Dana segar yang mengalir di pengujung Desember ini akan meningkatkan rasio kecukupan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BSM akhirnya memperoleh dana segar sebesar Rp800 miliar. Dari jumlah itu, sebanyak Rp300 miliar berasal dari suntikan modal induk perusahaan, Bank Mandiri dan selebihnya dari penerbitan subnotes. Yuslam Fauzi, Direktur Utama BSM, menyampaikan, pihaknya menggunakan dana tersebut untuk menopang ekspansi bisnis sepanjang tahun 2012.</p>
<p>Dana segar yang mengalir di pengujung Desember ini akan meningkatkan rasio kecukupan modal atau CAR BSM menjadi 14%, dibandingkan 12% pada September 2.011. &#8220;Tambahan modal ini memungkinkan kami memperbesar penyaluran pembiayaan khususnya untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM),&#8221; kata Yuslam, Kamis (29/12).</p>
<p>Bank syariah ini membidik pertumbuhan kredit sebesar 25%. Porsi pembiayaan UMKM menjadi penyumbang paling besar, yakni 73%. Sedangkan sisanya berasal dari pembiayaan korporasi. Manajemen bakal terus meningkatkan porsi pembiayaan UMKM hingga menjadi 80%.</p>
<p>BSM mencatat pertumbuhan pembiayaan sebesar 40% perDesember 2011. Target pembiayaan sampai akhir tahun mendekati Rp 40 triliun. Pahala Nugraha Mansury, Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri mengatakan, penambahan modal ini membuktikan bahwa manajemen menempatkan BSM sebagai salah satu pilar utama induk perusahaan. Untuk memperkuat modal BSM, Bank Mandiri menggunakan sebagian perolehan laba kuartal III-2011 sebesar Rp9,2 triliun.</p>
<p>Tambahan ini meningkatkan modal disetor BSM menjadi Rp1,16 triliun, naik 35% dari posisi sebelumnya sebesar Rp858,24 miliar. Ekuitas juga bertambah menjadi Rp3,09 triliun atau naik 13% dibanding posisi semula sekitar Rp2,73 triliun. Kepemilikan Bank Mandiri di BSM pun meningkat dari 171.648.712 saham menjadi 231.648.712 saham dengan nilai nominal Rp 5.000 per saham.</p>
<p>Informasi saja, hingga November 2011, posisi aset BSM sebesar Rp45,17 triliun, dengan perolehan dana pihak ketiga (DPK) Rp 40,26 triliun dan pembiayaan Rp36,06 triliun. Adapun, komposisi pembiayaan BSM terdiri atas 72,95% non korporasi dan 27,05% korporasi. Sedangkan total nasabah bank syariah ini mencapai 3,01 juta.</p>
<p>Sementara itu, total outlet BSM per 28 Desember 2011 adalah 637 unit. Rincinannya 125 kantor cabang, 400 kantor cabang pembantu, 37 kantor, kas, 17 Konter Layanan Syariah (KLS), dan 58 payment point. (Harian Kontan)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.syariahmandiri.co.id/2011/12/bsm-raih-tambahan-modal-rp-800-miliar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BI dan DSN Bahas Dua Inovasi Syariah Baru</title>
		<link>http://www.syariahmandiri.co.id/2011/12/bi-dan-dsn-bahas-dua-inovasi-syariah-baru/</link>
		<comments>http://www.syariahmandiri.co.id/2011/12/bi-dan-dsn-bahas-dua-inovasi-syariah-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2011 03:14:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.syariahmandiri.co.id/2011/12/bi-dan-dsn-bahas-dua-inovasi-syariah-baru/</guid>
		<description><![CDATA[Menurut rencana kebijakan itu akan diterbitkan pada 2012. BI masih menunggu fatwa untuk keduanya yang meliputi pencadangan keuntungan (profit equalization reserve/PER) dan pembiayaan serupa kredit tanpa agunan (KTA). Direktur Perbankan Syariah BI Mulya Effendi Siregar mengatakan, inovasi yang pertama yaitu PER, yang berfungsi sebagai pedoman untuk margin bagi hasil (nisbah) di bank syariah.
&#8220;Untuk PER, kami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut rencana kebijakan itu akan diterbitkan pada 2012. BI masih menunggu fatwa untuk keduanya yang meliputi pencadangan keuntungan (profit equalization reserve/PER) dan pembiayaan serupa kredit tanpa agunan (KTA). Direktur Perbankan Syariah BI Mulya Effendi Siregar mengatakan, inovasi yang pertama yaitu PER, yang berfungsi sebagai pedoman untuk margin bagi hasil (nisbah) di bank syariah.</p>
<p>&#8220;Untuk PER, kami harap ada fatwa halal agar bank syariah dapat melakukan smoothing bagi hasil untuk nasabah yang menempatkan dana di bank syariah,&#8221; ujar Mulya di Jakarta, baru-baru ini.</p>
<p>Mulya mengatakan, fungsi PER adalah menjadi penolong untuk stabilisasi margin ketika suku bunga pasar konvensional meningkat Suku bunga konvensional yang meningkat dapat membuat bunga deposito di bank syariah ikut meningkat pula.</p>
<p>Namun, dengan adanya penyisihan cadangan (reserve) dari margin yang diterima dan bagi hasil yang diberikan, bank syariah dapat menyeimbangkan atau membuatnya tetap kompetitif. Sebelumnya, DSN menganggap langkah seperti itu akan membuat bank syariah menahan-nahan pemberian bagi hasil kepada nasabah atau deposan yang berhak mendapatkan bagi hasil.</p>
<p>Fatwa kedua yang ditunggu oleh BI, lanjut Mulya, adalah fatwa halal untuk produk yang serupa dengan KTA di perbankan konvensional, namun dengan prinsip syariah. Kendati demikian, Mulya menegaskan, persepsinya berbeda dengan KTA di perbankan konvensional yang merupakan jenis kredit konsumsi. &#8220;Kalau KTA syariah kemungkinan arahnya adalah untuk pembiayaan produktif ke segmen mikro, tentunya dengan plafon tertentu dan sejumlah batasan tertentu,&#8221; jelas dia.</p>
<p>Mulya memperkirakan, kemungkinan akad dalam KTA syariah menggunakan murabahah dan mudharabah. Akad murabahah menurut dia, cocokuntuk pembiayaan modal kerja, sedangkan pembiayaan investasi atau pembelian barang, lebih cocok menggunakan akad murabahah.</p>
<p>Mulya menjelaskan, anggapan ketiadaan under-fyingzteu agunan membuat KTA syariah selama ini belum diberikan fatwa halalnya. Namun, perdebatan mengenai ketiadaan agunan dalam KTA syariah sebenarnya cukup beralasan, karena masuk dalam pembiayaan mikro. Di segmen mikro, mayoritas pengusahaannya tidak memiliki agunan, namun sangat membutuhkan dana tunai untuk modal kerjanya. &#8220;Saya pikir, sulit juga jika pengusaha mikro dimintai agunan. Sebab itu, kami ingin mempertimbangkan bagaimana jika pembiayaan modal kerja itu berbentuk mudharabah. Dengan begitu, tidak diperlukan agunan,&#8221; jelas dia.</p>
<p>Mulya mengaku belum mengetahui kapan DSN akan mengeluarkan fatwa halalnya untuk kedua inovasi tersebut Namun, DSN menyampaikan dalam pertemuan tersebut agar BI bersama perbankan syariah melakukan pilot project terlebih dahulu sebagai uji coba secara terbatas.</p>
<p>DSN berharap, inovasi untuk produk KTA syariah tidak dilakukan secara massal dan baru dilihat hasilnya oleh BI. Sebab, dengan mekanisme seperti itu, jika terjadi kesalahan bakal sulit untuk membatalkan atau menarik produknya dari masyarakat &#8220;Jadi, kami diminta untuk melakukan pilot project mungkin sekitar enam bulan, dengan proyeknya dijalankan di suatu kelompok usaha mikro di daerah tertentu. Produk KTA syariahnya juga bisa dilibatkan dari bank syariah tertentu untuk pilot project itu. Nanti kami lihat dulu pada 2012,&#8221; papar Mulya.</p>
<p>Selain pembahasan mengenai PER dan KTA syariah yang telah berjalan dengan DSN, BI berniat membahas pula empat calon produk inovatif lainnya. Di antaranya, terkait produk lindung nilai (hedging) valuta asing bagi bank syariah (tahawwut), serta produk qardh untuk pembiayaan tertentu. &#8220;Saya tidak ingat persisnya apa, namun kami akan agendakan bersama DSN. Memang untuk hedging itu sudah sekitar satu tahun lebih menunggu,&#8221; jelas Mulya, (gre/Investor Daily)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.syariahmandiri.co.id/2011/12/bi-dan-dsn-bahas-dua-inovasi-syariah-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

