<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Syariah Mandiri</title>
	<atom:link href="http://www.syariahmandiri.co.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.syariahmandiri.co.id</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 02:43:33 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Industri Asuransi Syariah Tumbuh</title>
		<link>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/industri-asuransi-syariah-tumbuh/</link>
		<comments>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/industri-asuransi-syariah-tumbuh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 02:43:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/industri-asuransi-syariah-tumbuh/</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun pangsanya baru 4 persen dari total industri asuransi, pertumbuhan asuransi syariah cukup pesat Periode 2006-2011, premi bruto tumbuh hingga 10 kali lipat Tahun ini pangsanya ditargetkan naik hingga 5 persen.
Kepala Biro Bidang Perasuransian Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Isa Rachmatawarta, di Jakarta, Selasa (15/5), mengatakan, prospek asuransi syariah di Indonesia cukup cemerlang. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Meskipun pangsanya baru 4 persen dari total industri asuransi, pertumbuhan asuransi syariah cukup pesat Periode 2006-2011, premi bruto tumbuh hingga 10 kali lipat Tahun ini pangsanya ditargetkan naik hingga 5 persen.</p>
<p>Kepala Biro Bidang Perasuransian Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Isa Rachmatawarta, di Jakarta, Selasa (15/5), mengatakan, prospek asuransi syariah di Indonesia cukup cemerlang. Indikatornya adalah peningkatan premi bruto dalam beberapa tahun terakhir.</p>
<p>Kontribusi premi bruto mencapai Rp 4,97 triliun pada tahun 2011, tumbuh 10 kali lipat dibandingkan dengan tahun 2006 sebesar Rp 499 miliar. Dari sisi aset, pangsa pasar industri asuransi syariah mencapai 3,21 persen atas total aset industri asuransi. &#8220;Pemain baru asuransi syariah terus bermunculan. Dengan penduduk Muslim yang cukup besar, peminat asuransi syariah seharusnya banyak. Karena itu, Indonesia seharusnya berkontribusi besar bagi pertumbuhan industri asuransi syariah di regional maupun dunia,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut Ketua Umum Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia M Shaifie, meski pertumbuhannya cukup pesat, pangsa asuransi syariah masih kecil, yakni 4 persen. Tahun ini pihaknya menargetkan pangsa sebesar 5 persen. &#8220;Kalau tren pertumbuhan terus pesat, pangsa otomatis naik. Tahun lalu pertumbuhan premi bruto mencapai 35 persen daritahun 2010,&#8221; katanya di sela-sela konferensi internasional bertema &#8220;Expanded Role of Actuaries-Balancing Policy Holder, Share Holder and Regulatory Expectations&#8221;.</p>
<p>Syariah jadi alternatif</p>
<p>Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan Bank Indonesia Mulya E Siregar berpendapat, bank syariah dapat menjadi altematif bagi pembiayaan konsumsi. Penegasan ini berkaitan dengan aturan mengenai uang muka kredit pemilikan rumah dan kredit kendaraan bermotor. Aturan ini belum diberlakukan untuk bank syariah.</p>
<p>Menurut Mulya, belum ada perkiraan berapa besar potensi pembiayaan konsumsi yang akan pindah dari bank umum ke bank syariah. (ENY/TDR)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/industri-asuransi-syariah-tumbuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Info Kurs</title>
		<link>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/draft-created-on-05-03-2012-at-937-am/</link>
		<comments>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/draft-created-on-05-03-2012-at-937-am/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 02:06:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kurs]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.syariahmandiri.co.id/?p=8405</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><html /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/draft-created-on-05-03-2012-at-937-am/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ekonomi Islam Simbol Kebangkitan</title>
		<link>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/ekonomi-islam-simbol-kebangkitan/</link>
		<comments>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/ekonomi-islam-simbol-kebangkitan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 01:56:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.syariahmandiri.co.id/?p=8550</guid>
		<description><![CDATA[Bank syariah yang mulai tumbuh pada dekade 1990-an merupakan cermin kebangkitan bangsa Indonesia yang kedua. Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin pada syukuran penganugerahan doctor honoris causa di UIN Jakarta, kebangkitan pertama berlangsung 100 tahun sebelum pendirian bank syariah yaitu ketika bangsa ini berjuang menumbangkan penjajah, mencapai kemerdekaan. Ini ditandai munculnya gerakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bank syariah yang mulai tumbuh pada dekade 1990-an merupakan cermin kebangkitan bangsa Indonesia yang kedua. Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin pada syukuran penganugerahan doctor honoris causa di UIN Jakarta, kebangkitan pertama berlangsung 100 tahun sebelum pendirian bank syariah yaitu ketika bangsa ini berjuang menumbangkan penjajah, mencapai kemerdekaan. Ini ditandai munculnya gerakan perlawanan seperti Perang Diponegoro, Geger Cilegon, dan perlawanan gerakan rakyat sejenis lainnya. </p>
<p>Ia menuturkan, bila mengacu pada sebuah hadis, pada setiap kurun 100 tahun akan selalu hadir pembaruan umat. Setelah selang sekitar seabad dari kebangkitan Islam di Indonesia yang pertama itu, muncul gerakan pendirian bank syariah. Ini adalah jalan baru ekonomi untuk memberdayakan umat Islam agar bisa sejahtera serta keluar dari kungkungan sistem ekonomi konvensional.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah waktu itu iklimnya sudah mulai mendukung. Tiba-tiba muncul kegairahan baru bahwa ekonomi syariah bisa dipakai sebagai alternatif memacu perkembangan ekonomi bangsa ini,&#8221; jelas Maruf.<br />
Di situlah, muncul sinergi baru antara ahli keuangan dengan ahli hukum Islam untuk mengantisipasi masalah , atas munculnya sistem ekonomi umat yang lebih modern. Jadi, mereka bahu-membahu merintis jalan baru ekonomi perbankan Islam itu. Maruf mengakui, pada mulanya sistem perbankan Islam dipandang sebelah mata. Banyak pihak di dalam umat Islam sendiri yang merasa skeptis akan keberhasilannya. Tapi, ternyata setelah 20 tahun, sistem perbankan ini menemukan bentuk sekaligus komunitasnya.</p>
<p>Kapasitas modalnya -pun sudah sangat lumayan besar. Negara mengakui keberadaan sistem perbankan syariah tersebut. Jadi, inilah hal yang dahulu sempat tak terbayangkan.</p>
<p>Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj mengatakan, prestasi yang telah dicapai Maruf memang suatu kebanggaan. Apalagi selama ini reputasi dia di dalam ilmu syariah tak perlu diragukan lagi. Ia menambahkan, santri sekarang ini dituntut menyegarkan pemahaman ilmu hukum Islam.<br />
Apa yang telah dipelajari di dalam berbagai kitab klasik, kata Said, harus bisa segera diaktualisasi supaya bisa nyambung dalam konteks masa kini. (Republika)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/ekonomi-islam-simbol-kebangkitan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aset bank syariah capai Rp152,3 triliun</title>
		<link>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/aset-bank-syariah-capai-rp1523-triliun/</link>
		<comments>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/aset-bank-syariah-capai-rp1523-triliun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 04:32:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.syariahmandiri.co.id/?p=8547</guid>
		<description><![CDATA[Total aset industri perbankan dengan prinsip syariah mencapai Rp152,3 triliun per Maret 2012. Hal itu merupakan imbas dari tingginya pertumbuhan perbankan syariah yang mencapai 40,2% dalam 5 tahun terakhir, dibandingkan dengan bank konvensional yang hanya sekitar 16,7%.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Halim Alamsyah menyampaikan data tersebut bersumber dari 11 bank komersial berbasis syariah, 24 unit usaha [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Total aset industri perbankan dengan prinsip syariah mencapai Rp152,3 triliun per Maret 2012. Hal itu merupakan imbas dari tingginya pertumbuhan perbankan syariah yang mencapai 40,2% dalam 5 tahun terakhir, dibandingkan dengan bank konvensional yang hanya sekitar 16,7%.</p>
<p>Deputi Gubernur Bank Indonesia Halim Alamsyah menyampaikan data tersebut bersumber dari 11 bank komersial berbasis syariah, 24 unit usaha syariah bank, dan 155 bank perkreditan rakyat syariah.<br />
&#8220;Rata-rata pertumbuhan perbankan syariah mencapai 40,2% per tahun dalam 5 tahun terakhir, melampaui perbankan konvensional sekitar 16,7% per tahun,&#8221; katanya dalam The 2nd Bank Indonesia International Seminar on Islamic Banking kemarin.</p>
<p>Dia menambahkan kontribusi perbankan syariah terhadap industri perbankan komersial meningkat 4,1%. Sejauh ini BI optimistis bahwa industri perbankan syariah terus berkembang.</p>
<p>Diperkirakan kontribusi perbankan syariah terhadap keseluruhan industri perbankan nasional akan mencapai 15%-20% dalam kurun waktu 2 dekade ke depan. Secara global, sektor keuangan syariah bertumbuh signifikan dalam 20 tahun terakhir. Per 1996, total aset bernilai USS137 miliar dan kini mencapai US$1,3 triliun pada 2011.</p>
<p>&#8220;Kami perkirakan total aset sektor keuangan syariah mampu meraih USS5 triliun pada 2015. Saat ini, sektor keuangan syariah telah menjadi bagian dari perkembangan perekonomian global,&#8221; paparnya.<br />
Guna menjaga pertumbuhan bisnis, BI mendorong bank syariah nasional untuk fokus terhadap pasar sektor riil, sehingga lebih berdampak terhadap penumbuhan ekonomi.</p>
<p>Dia menuturkan fokus terhadap sektor riil ini pun mampu mengurangi adanya risiko potential bubble dalam perekonomian dan decoupling antara sektor keuangan dan sektor riil.</p>
<p>Saat ini, sistem keuangan syariah menjadi salah satu model bisnis di Indonesia. Hal ini lantaran sistem syariah menawarkan sistem keuangan yang stabil dan mampu meningkatkan perkembangan ekonomi nasional. (Bisnis Indonesia)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/aset-bank-syariah-capai-rp1523-triliun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesepakatan Ekonomi Syariah</title>
		<link>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/kesepakatan-ekonomi-syariah/</link>
		<comments>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/kesepakatan-ekonomi-syariah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 02:04:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.syariahmandiri.co.id/?p=8545</guid>
		<description><![CDATA[Ketua MES yang juga Dirut Bank Syariah Mandiri Yuslam Fauzi, bersama Dirjen Badan Peradilan Agama Wahyu Widiana dan Ketua Himpunan Ilmuwan dan Sarjana Syariah (HISS) Jaenal Arifin, disaksikan Wakil Ketua Mahkamah Agung Ahmad Kamil dan Hakim Agung, Abdul Gani Abdullah mengepalkan tangan bersama pada penandatanganan memorandum of understanding di Gedung Mahkamah Agung. Jakarta, Senin (7/5). [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketua MES yang juga Dirut Bank Syariah Mandiri Yuslam Fauzi, bersama Dirjen Badan Peradilan Agama Wahyu Widiana dan Ketua Himpunan Ilmuwan dan Sarjana Syariah (HISS) Jaenal Arifin, disaksikan Wakil Ketua Mahkamah Agung Ahmad Kamil dan Hakim Agung, Abdul Gani Abdullah mengepalkan tangan bersama pada penandatanganan memorandum of understanding di Gedung Mahkamah Agung. Jakarta, Senin (7/5). Pada penandatanganan itu, ketiga lembaga sepakat untuk mengembangkan hukum ekonomi syariah, pengembangan SDM, serta tukar-menukar informasi dan data mengenai ekonomi syariah</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/kesepakatan-ekonomi-syariah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BSM Bantu Pesantren Yatim As-Syafi&#8217;iyah</title>
		<link>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/bsm-bantu-pesantren-yatim-as-syafiiyyah/</link>
		<comments>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/bsm-bantu-pesantren-yatim-as-syafiiyyah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 02:34:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.syariahmandiri.co.id/?p=8539</guid>
		<description><![CDATA[Jumat menjadi hari yang sangat menggembirakan bagi lebih dari 270 santri Pesantren Khusus Yatim As-Syafi&#8217;iyah. Para santriwati dengan sukacita menyambut tamu dari BSM Pusat. Bertempat di Aula Pesantren di Jl. Jatiwaringin, Jaktim, Dirut BSM Yuslam Fauzi didampingi sejumlah direktur BSM lainnya menyambangi para santri. Yuslam tampak semringah ketika menyaksikan para santri bersukacita.
Pimpinan Pesantren Khusus Yatim [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jumat menjadi hari yang sangat menggembirakan bagi lebih dari 270 santri Pesantren Khusus Yatim As-Syafi&#8217;iyah. Para santriwati dengan sukacita menyambut tamu dari BSM Pusat. Bertempat di Aula Pesantren di Jl. Jatiwaringin, Jaktim, Dirut BSM Yuslam Fauzi didampingi sejumlah direktur BSM lainnya menyambangi para santri. Yuslam tampak semringah ketika menyaksikan para santri bersukacita.</p>
<p>Pimpinan Pesantren Khusus Yatim As-Syafi&#8217;iyah Prof Dr Hj Tutty Alawiyah yang didampingi sejumlan pengurus lainnya, seperti Prof Dr Firdaus Dailamy SH MH dan Syifa Fauzia MSc turut gembira menyambut tamunya dari BSM. &#8220;Para santri yang belajar di sini berasal dan sejumlah daerah di Indonesia. Ada yang jadi korban konflik maupun tsunami di Aceh.&#8221; papar Prof. Tutty Alawiyah.</p>
<p>Direktur Utama Bank Syariah Mandiri Yuslam Fauzi memotivasi para santri untuk terus giat belajar dan menimba ilmu. &#8220;Jangan putus asa dalam belajar. Insya Allah, orang-orang yang memiliki semangat tinggi dalam belajar, mereka akan sukses, bahkan bisa menjadi orang-orang yang sukses dan memiliki jabatan penting,&#8221; jelas Yuslam penuh semangat.</p>
<p>Yuslam lalu menunjuk dirinya sendiri. &#8220;Bukan ingin bermaksud narsis. Saya ini adalah anak yatim yang ditinggal orang tua dalam usia lima tahun. Bahkan, adik saya lebih kecil lagi ketika ditinggal orang tua. Alhamdulillah, berkat kerja keras, semangat belajar yang tinggi dan pantang menyerah, kami berhasil. Saya menjadi dirut BSM dan adik saya menjadi kepala kantor besar Bank Mandiri. Insya Allah, kalau anak-anakku belajar dengan sungguh-sungguh, akan menjadi orang sukses kelak.&#8221; ujar Yuslam yang di-amini ratusan santri.</p>
<p>Yuslam tak hanya memotivasi para santri Pesantren Khusus Yatim As-Syafi&#8217;iyah. Dalam kunjungannya tersebut. Yuslam menyerahkan bantuan Rp150 juta untuk pembelian peralatan tidur santri. Sebelumnya, ia menjalin kerja sama dengan Universitas Islam As-Syafi&#8217;iyah (UIA) Jakarta yang lokasinya tak jauh dari Pesantren Khusus Yatim As-Syafi&#8217;iyah. (Republika) </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/bsm-bantu-pesantren-yatim-as-syafiiyyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peran Promotor Bank Syariah di Inggris</title>
		<link>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/peran-promotor-bank-syariah-di-inggris/</link>
		<comments>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/peran-promotor-bank-syariah-di-inggris/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 02:46:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.syariahmandiri.co.id/?p=8532</guid>
		<description><![CDATA[Direktur Pusat Penelitian Akuntansi dan Akuntabilitas Hull University Bussiness School, Inggris, Professor Ross Hanita, mengungkapkan wilayah Yorkshire, Inggris, seharusnya menjadi pemimpin dalam perkembangan perbankan syariah di Inggris. Masyarakat Muslim cukup banyak yang bekerja di wilayah utara Inggris tersebut. Namun, belum banyak bank syariah yang tertarik memasuki wilayah tsb. 
Ia menyayangkan saat ini jumlah pemain perbankan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Direktur Pusat Penelitian Akuntansi dan Akuntabilitas Hull University Bussiness School, Inggris, Professor Ross Hanita, mengungkapkan wilayah Yorkshire, Inggris, seharusnya menjadi pemimpin dalam perkembangan perbankan syariah di Inggris. Masyarakat Muslim cukup banyak yang bekerja di wilayah utara Inggris tersebut. Namun, belum banyak bank syariah yang tertarik memasuki wilayah tsb. </p>
<p>Ia menyayangkan saat ini jumlah pemain perbankan syariah masih sangat kecil di Yorkshire. Padahal, beberapa tahun terakhir, Pemerintah Inggris telah memberi dorongan untuk perkembangan perbankan syariah di negara dengan sistem kerajaan tersebut. Legislatif memberikan penyesuaian sehingga menciptakan lingkungan yang mendukung untuk perkembangan industri yang bisa dikatakan baru tersebut. Namun, perkembangannya cuma terjadi di pusat London.</p>
<p>Neraca jasa keuangan memberi kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi Yorkshire. Hal ini, kata Hanifa., seharusnya menjadi sebuah peluang bagi daerah di utara Inggris tersebut. Bukan hanya pertumbuhan perbankannya, melainkan juga organisasi pinggiran dan penasihat keuangan yang terlibat dalam promosi pembiayaan, dan perbankan syariah secara umum. &#8220;Yorkshire bisa menjadi daerah yang pertama kali menelurkan produk halal, seperti makanan dan farmasi untuk Eropa,&#8221; kata Hanifa.</p>
<p>Kesulitan perkembangan syariah di Eropa sama seperti di seluruh belahan dunia lain, yaitu kurangnya pemahaman akan industri yang ditengarai berasal dari Timur Tengah ini. Banyak yang beranggapan dia harus menjadi seorang Muslim untuk terlibat dalam keuangan syariah dan sistem ini dianggap tidak cocok untuk era modern.</p>
<p>Hal ini, kata Hanifa, adalah kesalahpahaman yang harus diperbaiki oleh lembaga syariah. Keuangan syariah bukannya sebuah sistem yang usang, namun justru menawarkan sesuatu yang baru bagi masyarakat. &#8220;Sistem ini bebas eksploitasi riba,&#8221; katanya menegaskan.</p>
<p>Selama krisis, keuangan syariah berpeluang untuk berkembang. Bagi para investor, industri ini adalah pilihan yang paling tepat dan aman. Seluruh bisnis disaring terlebih dulu untuk memastikan dalam bisnis tersebut tidak ada transaksi bunga dan perjudian.</p>
<p>Tantangan terbesar yang dimiliki perbankan syariah di Yorkshire, dan Inggris pada umumnya adalah minimnya ahli ekonomi syariah. Tantangan ini tidak hanya dimiliki oleh masyarakat Inggris, tetapi juga masyarakat dunia. Namun, Yorkshire yakin mampu mengembangkan diri karena kini mahasiswa-mahasiswa wilayah tersebut mulai menaruh perhatian terhadap ekonomi Islam ini. (Republika)  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/05/peran-promotor-bank-syariah-di-inggris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kerjasama BSM-UIA</title>
		<link>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/04/kerjasama-bsm-uia/</link>
		<comments>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/04/kerjasama-bsm-uia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2012 03:14:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.syariahmandiri.co.id/2012/04/kerjasama-bsm-uia/</guid>
		<description><![CDATA[Dirut Bank Syariah Mandiri (BSM) Yuslam Fauzi bersama Rektor Universitas Islam As-Syafiiyah (UIA) Tuty Alawiyah saling bertukar naskah kerjasama di Aula Kampus UIA Jakarta (27/4). Kerjasama yang dilakukan berupa penyebaran informasi dan bisnis syariah serta penyiapan SDM antara BSM dan UIA. Dalam kesempatan itu Yuslam juga memberikan stadium generale di hadapan 550 mahasiswa dan dosen [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dirut Bank Syariah Mandiri (BSM) Yuslam Fauzi bersama Rektor Universitas Islam As-Syafiiyah (UIA) Tuty Alawiyah saling bertukar naskah kerjasama di Aula Kampus UIA Jakarta (27/4). Kerjasama yang dilakukan berupa penyebaran informasi dan bisnis syariah serta penyiapan SDM antara BSM dan UIA. Dalam kesempatan itu Yuslam juga memberikan stadium generale di hadapan 550 mahasiswa dan dosen UIA serta memberikan bantuan sarana pendidikan dan lainnya untuk rumah yatim As-Syafiiyah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/04/kerjasama-bsm-uia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bank Syariah Harus Tingkatkan Efisiensi Agar Kompetitif</title>
		<link>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/04/bank-syariah-harus-tingkatkan-efisiensi-agar-kompetitif/</link>
		<comments>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/04/bank-syariah-harus-tingkatkan-efisiensi-agar-kompetitif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2012 01:33:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.syariahmandiri.co.id/?p=8520</guid>
		<description><![CDATA[BI meminta perbankan syariah meningkatkan efisiensi agar mampu bersaing dengan bank syariah ari negara lain di ASEAN. Ini untuk mengantisipasi pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN mulai tahun 2015 mendatang. Riset BI terhadap tiga bank syariah terbesar Indonesia yang dipublikasikan baru-baru ini menunjukkan, rata-rata BOPO bank syariah di Indonesia mencapai 86,87%.
Adapun BOPO bank syariah di Malaysia 44,46% [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BI meminta perbankan syariah meningkatkan efisiensi agar mampu bersaing dengan bank syariah ari negara lain di ASEAN. Ini untuk mengantisipasi pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN mulai tahun 2015 mendatang. Riset BI terhadap tiga bank syariah terbesar Indonesia yang dipublikasikan baru-baru ini menunjukkan, rata-rata BOPO bank syariah di Indonesia mencapai 86,87%.</p>
<p>Adapun BOPO bank syariah di Malaysia 44,46% dan bank negara kawasan Timur Tengah 37,06%. Bank syariah di negeri ini mampu bersaing dari sisi return aset (ROA), return on equity (ROE) dan ilerst margin (NIM). Deputi Gubernur BI, Halim Alamsyah mengatakan, perbankan syariah di Indonesia menjanjikan keuntungan paling baik ketimbang negara lain. Jumlah penduduk muslim banyak dan kontribusi ke perekonomian masih sangat kecil. Artinya, peluang bertumbuh masih lebar.</p>
<p>Nah, peningkatan kapasitas itu akan cepat tercapai jika bank syariah mampu menaikkan daya saing. &#8220;Di Indonesia bank syariah tumbuh karena permintaan masyarakat. Di Malaysia dan Timur Tengah perkembangannya dipaksakan negara,&#8221; ujar Halim.</p>
<p>BI pun meminta bank syariah supaya mencantumkan target dan strategi efisiensi dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun ini. &#8220;Kami berharap, BOPO bank syariah lebih rendah lagi ketika MEA berjalan,&#8221; katanya.<br />
Faktor penting lain adalah ketersediaan sumber daya manusia (SDM), sehingga bank mudah ekspansi dan meningkatkan layanan, ngan sampai ketika MEA diterapkan banyak posisi penting di perbankan syariah diduduki orang asing,&#8221; tambahnya. (Harian Kontan)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/04/bank-syariah-harus-tingkatkan-efisiensi-agar-kompetitif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fee Based Income BSM Tumbuh 90%</title>
		<link>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/04/fee-based-income-bsm-tumbuh-90/</link>
		<comments>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/04/fee-based-income-bsm-tumbuh-90/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2012 01:28:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.syariahmandiri.co.id/?p=8517</guid>
		<description><![CDATA[PT Bank Syariah Mandiri (BSM) mencatat pencapaian pendapatan berbasis biaya (fee based income) akhir tahun 2011 sebesar Rp1,08 triliun, tumbuh signifikan mencapai 90,94% dibandingkan akhir 2010 senilai Rp567 miliar. &#8220;Sebagian besar sumber fee based income ini berasal dari layanan gadai,&#8221; ungkap Direktur BSM Hanawijaya di Jakarta, Rabu (18/4).
Hanawijaya menyebutkan, sebelum dikeluarkannya peraturan baru mengenai gadai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PT Bank Syariah Mandiri (BSM) mencatat pencapaian pendapatan berbasis biaya (fee based income) akhir tahun 2011 sebesar Rp1,08 triliun, tumbuh signifikan mencapai 90,94% dibandingkan akhir 2010 senilai Rp567 miliar. &#8220;Sebagian besar sumber fee based income ini berasal dari layanan gadai,&#8221; ungkap Direktur BSM Hanawijaya di Jakarta, Rabu (18/4).</p>
<p>Hanawijaya menyebutkan, sebelum dikeluarkannya peraturan baru mengenai gadai emas syariah oleh Bank Indonesia (BI), nilai transaksi gadai emas perseroan mencapai Rp2,2 triliun. Namun, transaksi ini perlahan mengecil, seiring penerapan aturan gadai emas menjadi Rp1,3 triliun.</p>
<p>Untuk mengantisipasi hal ini, Hanawijaya menjelaskan, perseroan sudah mempersiapkan pendanaan lain. Salah satunya dengan menaikkan biaya operasional. Di sisi lain, perseroan juga memiliki banyak kerja sama dengan BUMN untuk menyalurkan pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dari kerja sama penyaluran UMKM, perseroan menargetkan mendapat tambahan fee based income sebesar Rp230 miliar.</p>
<p>&#8220;Dari target Rp1 triliun untuk fee based income, setidaknya Rp230 miliar bisa diraih dari kerja sama penyaluran pembiayaan UMKM,&#8221; ujar Hanawijaya.</p>
<p>Direktur BSM Zainal Fanani menambahkan, sumber fee based income nantinya juga berasal dari transactional banking dan layanan e-banking. Fee based income merupakan salah satu penunjang laba perseroan pada 2011. Direktur Utama BSM Yuslam Fauzi mengatakan, tahun lalu perseroan mencatat perolehan laba sebesar Rp551 miliar. Laba tersebut meningkat 31,67% dibandingkan akhir 2010 yang tercatat senilai Rp418,52 miliar.</p>
<p>Penyumbang laba lainnya yakni pendapatan margin dan bagi hasil. Pendapatan BSM dari margin dan bagi hasil pada 2011 sebesar Rp3,77 triliun, naik 36,59% dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp2,76 triliun. Pendapatan margin dan bagi hasil tersebut berasal dari pembiayaan BSM yang mencapai Rp36,72 triliun. Total pembiayaan BSM tahun 2011 tersebut tumbuh 53.26%, dibandingkan tahun 2010 yang senilai Rp23,96 triliun. (Investor Daily) </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.syariahmandiri.co.id/2012/04/fee-based-income-bsm-tumbuh-90/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

