Untuk Peradaban Mulia

Layanan 24 jam

Business Banking

Linkage

Produk: Pembiayaan Linkage (Pembiayaan Melalui Lembaga Keuangan Mikro/ Syariah-LKM/S, Lembaga Keuangan Bukan Bank-LKBB)

LKM adalah badan usaha berbadan hukum yang operasional usahanya adalah memberikan layanan jasa keuangan, yang termasuk LKM yang akan dijadikan mudharib atau mitra kerja sama BSM adalah Bank Perkreditan Rakyat (BPR), KSU dan Koperasi Simpan Pinjam (KSP).

LKMS adalah badan usaha berbadan hukum yang operasional usahanya adalah memberikan layanan jasa lembaga keuangan berdasarkan prinsip-prinsip syariah, yang termasuk LKMS yang akan dijadikan mudharib atau mitra kerja sama BSM adalah BPRS, BMT/Baitul Qirod, BTM, Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) dan Unit Usaha Jasa Keuangan Syariah (UJKS), KUD, yang telah berbadan hukum Koperasi.

LKBB adalah badan usaha berbadan hukum yang operasional usahanya adalah memberikan layanan jasa keuangan, yang termasuk LKBB yang akan dijadikan mudharib atau mitra kerja sama BSM a.l.: Pegadaian, PMVD, dll.

I. Siapa nasabah yang bisa mendapatkan pembiayaan linkage?

  1. Lembaga Keuangan Mikro/Syariah (LKM/S), Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB).
  2. Usaha sudah berjalan selama 2 (dua) tahun.
  3. Usaha tersebut memenuhi ketentuan dan persyaratan pembiayaan yang berlaku serta dinyatakan layak oleh PT Bank Syariah Mandiri.

II. Tahapan apa yang harus dilalui untuk mendapatkan pembiayaan linkage?

  1. Mengajukan permohonan ke Cabang PT Bank Syariah Mandiri terdekat.
  2. Wawancara dan pemenuhan informasi/data/dokumen persyaratan.
  3. On the Spot (OTS) dan taksasi jaminan.
  4. Analisa pembiayaan.
  5. Penandatanganan surat persetujuan pembiayaan (offering letter) dari BSM.
  6. Akad pembiayaan.
  7. Pencairan pembiayaan.

III. Informasi/data/dokumen apa yang harus disiapkan untuk mendapatkan pembiayaan linkage?

BPR/S:

  1. Surat Permohonan yang ditandatangani seluruh pengurus;
  2. Laporan keuangan 2 tahun terakhir, termasuk NPF 2 tahun terkahir;
  3. Laporan tingkat kesehatan (hasil penilaian sendiri);
  4. Legalitas pengurus (KTP/SIM/Paspor, Kartu Keluarga, Curriculum Vitae).
  5. Legalitas usaha berbentuk badan hukum (Surat Ijin Operasional dari BI, TDP, SITU, NPWP, Akte Pendirian Usaha dan perubahannya, Lembar Berita Negara).
  6. Standard Operating Procedure (SOP) pembiayaan.
  7. Rencana usaha 1 (satu) tahun kedepan.
  8. Bukti Kepemilikan Jaminan.
  9. Daftar nominatif end user.

Kopsyah/BMT/KJKS/KSU/KSP/KUD:

  1. Surat Permohonan yang ditandatangani seluruh pengurus;
  2. Laporan keuangan 2 tahun terakhir, termasuk NPF 2 tahun terkahir;
  3. Laporan tingkat kesehatan (jika ada; dari Dinas Koperasi Setempat);
  4. Legalitas pengurus (KTP/SIM/Paspor, Kartu Keluarga, Curriculum Vitae).
    1. Legalitas usaha berbentuk badan hukum (SIUP, TDP, NPWP, Akte Pendirian Usaha dan perubahannya serta AD/ART, Lembar Berita Negara).
    2. Rencana usaha 1 (satu) tahun kedepan (jika ada).
    3. Bukti Kepemilikan Jaminan.
    4. Daftar nominatif end user.

IV. Pembiayaan linkage yang tepat bagi masing-masing nasabah?

  1. Pola Executing: pembiayaan kepada LKM/S atau LKBB.
  2. Pola Channeling: pembiayaan kepada nasabah LKM/S atau LKBB melalui LKM/S atau LKBB.

V. KEWAJIBAN DAN BIAYA

Marjin/Bagi Hasil, Administrasi, Biaya dan Jaminan sesuai ketentuan PT Bank Syariah Mandiri.

VI. CONTACT

Hubungi Cabang PT Bank Syariah Mandiri terdekat atau Kantor Pusat PT Bank Syariah Mandiri – Divisi Pembiayaan Kecil, Mikro dan Program di No Telepon 021-2300509 ext 3430 atau 3481.


Bookmark and Share