Layanan 24 jam

Berita

Bank Syariah BUMN Terwujud Tahun Ini

WACANA pembentukan bank syariah BUMN santer berkembang tahun lalu. Pemerintah menyatakan rencana tersebut akan diwujudkan tahun ini juga.

”Sedang dipersiapkan,” kata Deputi Menteri BUMN Bidang Jasa Kementerian BUMN Gatot Trihargo seusai rapat pimpinan Kementerian BUMN di Kantor PT Kimia Farma Tbk (persero), Jakarta, kemarin. Kementerian BUMN sebelumnya memiliki tiga opsi roadmap pembentukan bank BUMN syariah. Pilihan pertama ialah dengan mengonsolidasikan Bank Mandiri Syariah, BNI Syariah, BRI Syariah, dan unit usaha syariah Bank Tabungan Negara (BTN).

Pada opsi pertama, tiga bank umum syariah (BUS) dan satu unit usaha syariah (UUS) digabungkan menjadi BUS nasional yang kepemilikan sahamnya menjadi hak bersama perbankan BUMN. Demi memperkuat permodalan, BUS yang tercipta nantinya akan bersinergi dengan BUMN asuransi.

Opsi kedua berbentuk pengembangan lewat pengalihan atau konversi bank BUMN menjadi bank syariah. Bank itu akan mengambil alih bank syariah nasional. Kemudian dilanjutkan dengan menggelar penawaran umum saham perdana (initial public offering/lPO ) sebagai opsi ketiga. Hal itu bertujuan memperkuat permodalan dan mendukung ekspansi bank tersebut, sekaligus persiapan menghadapi pasar tunggal ASEAN bersamaan dengan penerapan Masyarakat Ekonomi ASEAN pada 2015.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Departemen Perbankan Syariah Bank Indonesia (BI) Edy Setiadi mengatakan pembentukan bank syariah BUMN akan mendorong pengembangan pangsa pasar perbankan syariah. Itu masuk skenario optimistis yang menurut proyeksi BI akan menghasilkan pangsa pasar hingga 6,25% dari total industri perbankan nasional.

Berdasarkan catatan BI, per Oktober 2013, pangsa perbankan syariah sekitar 4,8%. Jumlah rekening di perbankan syariah sebanyak 12 juta atau 9,2% dari total rekening perbankan nasional dengan jumlah aset Rp229,5 triliun.  (Media Indonesia)


Bookmark and Share